Bumi Patani, alunan ombak berbisik,
Pantai berpasir putih, tempat nelayan berpijak.
.
Bakau menghijau, akar kukuh menahan gelombang,
Inilah anugerah, yang harus kita kenang.
.
Sungai Patani mengalir, saksi sejarah silam,
Airnya sumber hidup, menjernihkan malam dan siang.
.
Gunung-ganang membisu, menyimpan khazanah rimba,
Flora dan fauna bernafas, dalam harmoni cipta.
.
Tetapi, indahnya ini, bukan milik kita sendiri,
Ia pusaka agung, titipan untuk generasi.
.
Jangan biarkan tangan tamak merusak segala,
Memotong rimbun hutan, mencemar air yang mulia.
.
Alam sekitar pasti dijaga, ini janji kita,
Budi pekerti luhur, tersemat di jiwa raga.
.
Jauhi sampah dan racun, pelihara setiap sudut,
Agar Patani kekal berseri, tak lekang ditelan reput.
.
Biar anak cucu kita, masih bisa melihat,
Lembah yang menghijau, laut yang membiru pekat.
.
Menjaga Patani adalah menjaga maruah diri,
Demi bumi yang sejahtera, abadi hingga ke mati.
.
.
Yogyakarta, 22 October 2025
WR. Kasyafah
Yogyakarta, 22 October 2025
WR. Kasyafah
