Umur: 21 tahun (lahir tahun 2004)
Asal: Saiburi, Patani
Tempat Tinggal Saat Ini: Yogyakarta, Indonesia
Pendidikan: Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Latar Belakang Berdirinya Brand "MALA DE BAROK"
Mubarok Chetae adalah seorang mahasiswa asal Patani yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta. Kecintaannya terhadap dunia kuliner, khususnya makanan pedas, menjadi latar belakang utama terbentuknya brand MALA DE BAROK.
Inspirasi awal muncul sekitar tahun 2020, ketika tren saus Mala mulai populer di kampung halamannya, Saiburi. Saat itu, Mubarok mencoba saus Mala di salah satu kedai lokal dan mulai berpikir: "Bagaimana kalau saya buat dan jual sendiri saus Mala?"
Dorongan untuk berwirausaha juga berasal dari lingkungan keluarga. Orang tuanya sudah lebih dulu berjualan makanan ringan di kantin sekolah, seperti sosis yang disajikan dengan sambal mala sederhana. Melihat peluang tersebut, Mubarok ingin melanjutkan dan mengembangkan usaha keluarga ke arah yang lebih serius dan terkonsep.
Untuk mempelajari cara pembuatan saus Mala, Mubarok berguru kepada tantenya yang tinggal di Rusamilae, Pattani. Sang tante adalah seorang dosen di Prince of Songkla University (PSU Pattani) dan memiliki latar belakang dalam dunia kuliner, termasuk pengalaman membuka warung makan dan kafe. Dari sanalah Mubarok belajar meracik saus Mala dengan berbagai percobaan resep, hingga akhirnya menemukan cita rasa yang khas dan disukai banyak orang.
Proses Awal dan Pengembangan Produk
Pada tahun 2021, saus Mala hasil racikan Mubarok mulai dikemas dalam bentuk produk siap jual. Namun, awal penjualannya dilakukan secara sederhana, dengan membuka kios kecil di depan sekolah bernama Darunsat Wittaya School (Comae Koko). Modal yang terbatas membuat usaha ini dimulai secara perlahan dan tanpa keuntungan besar. Namun, ia terus menerima masukan dari pelanggan dan melakukan banyak penyesuaian terhadap rasa produk selama hampir satu tahun.
Penjualan awal dilakukan dengan sistem pre-order, terutama kepada siswa-siswa sekolah di sekitar tempat tinggalnya. Ia menggunakan media sosial seperti Facebook dan grup teman-temannya untuk menjaring pembeli. Dalam sehari, bisa mendapatkan sekitar 20 pesanan.
Melihat antusiasme pelanggan, Mubarok mulai memikirkan merek dan identitas visual produknya. Pada tahun 2022, ia merancang logo dan menetapkan nama brand MALA DE BAROK, yang terus digunakan hingga sekarang.
Perkembangan Bisnis
Sejak awal berjualan pada tahun 2020 hingga 2022, usaha ini mulai menunjukkan hasil yang positif. Permintaan terus meningkat, termasuk dari pelanggan yang meminta saus Mala dijual dalam bentuk kemasan botol agar bisa dibawa pulang atau dikonsumsi kapan saja. Permintaan inilah yang menjadi titik tolak perkembangan produk MALA DE BAROK menjadi produk kemasan siap edar.
Kini, MALA DE BAROK telah memiliki resep yang tetap dan telah melalui proses pengembangan rasa yang panjang, serta mendapatkan dukungan penuh dari keluarga. Mubarok berhasil membangun brand lokal yang berakar dari kecintaan terhadap makanan dan semangat kewirausahaan yang kuat.
Contact us
Facebook: MALA DE BAROK -หม่าล่าฮาลาล- ปัตตานี
Intragram: maladebarok.ig
Telephone:: 093-582-7725 (Tasneem)

